Tanam Terumbu Karang Setara dengan 20 Pohon

Terumbu karang di perairan Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (21/9/2020). Terumbu karang yang merupakan hasil transplantasi oleh nelayan Bangsring sejak tahun 2009 di kawasan konservasi seluas 15 hektar itu, saat ini sudah menjadi tempat berbagai jenis biota laut.

Penanaman terumbu karang bermanfaat untuk mendongkrak perekonomian di wilayah pesisir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, menanam satu terumbu karang sama saja dengan menanam 20 pohon. Menurutnya, penanaman terumbu karang bermanfaat dalam mendongkrak perekonomian di kawasan pesisir nasional.

“(Menanam terumbu karang) juga murah bagi dunia karena dengan membangun terumbu karang kita juga mengembangkan iklim yang sejuk di Indonesia. Karena menanam satu karang sama dengan menanam 20 pohon,” kata Edhy Prabowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (30). 10).

Menurutnya, program restorasi terumbu karang di Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) dan pelestarian ekosistem pesisir diharapkan dapat memicu pemulihan ekonomi, seperti di Bali yang sektor pariwisata lumpuh akibat wabah tersebut.

Program ICRG merupakan program padat karya untuk rehabilitasi terumbu karang di lima lokasi perairan di Bali, yaitu Nusa Dua, Serangan, Sanur, Pantai Pandawa dan Buleleng.

Taman terumbu karang ini dibangun melalui anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bersumber dari Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 111,2 miliar.

“(Bali adalah penyokong ekonomi kedua) yang membangun Indonesia. Dan Bali menjadi perbincangan dunia. Orang-orang di dunia mengenal Indonesia melalui Bali. Ini sangat penting. Oleh karena itu, kita harus mulai dan kita harus menggeliat,” ujarnya.

Program perluasan taman bawah laut ini juga diharapkan dapat memicu pemanfaatan sektor kelautan dan perikanan di Bali, tidak hanya berbasis pada sektor pariwisata. Pasalnya, Edhy melihat potensi Bali di sektor kelautan dan perikanan cukup tinggi.

"Satu hal yang dimiliki Bali tapi tidak dimiliki kabupaten lain adalah pasarnya. Seluruh dunia berhenti di Bali," ujarnya.

Baca:  Program Subsidi Karyawan, PBNU: Bagus Selama tak Bebani APBN

sumber: antara