Puluhan warga Subang dihukum karena tidak memakai topeng

Satgas gabungan memberi hukuman push-up kepada warga yang melanggar protokol kesehatan saat razia masker di perbatasan Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (21/10/2020). Razia tersebut bertujuan untuk menekan kasus penyebaran COVID-19 di Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang.

Petugas juga membagikan masker secara gratis kepada pelanggar.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG – Seorang polisi dari Polda Pamanukan Subang, Provinsi Jawa Barat, menghukum puluhan warga yang tidak memakai masker saat melakukan operasi pembenaran untuk menegakkan disipliner protokol kesehatan. Petugas juga memberikan masker secara gratis.

"Dalam operasi ini ditemukan 70 orang yang tidak memakai masker. Setelah diberikan edukasi dan peringatan sosial, semua pelanggar diberikan masker gratis," kata Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan di Subang, Rabu.

Ia mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya penerapan New Custom Adaptation dan Ops Selamat Nusa II 2020 dalam Dealing with Covid-19. Sasaran dalam operasi tersebut termasuk orang-orang yang berada di luar rumah tetapi tidak memakai masker atau mereka yang melanggar protokol kesehatan.

Menurutnya, dalam Operasi Pengendalian Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, pihaknya juga memberikan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan kepada semua orang.

Mereka yang melanggar tata tertib kesehatan akan diberikan peringatan sosial, termasuk larangan mengucapkan isi Pancasila dengan benar. Kemudian diberi masker gratis dan diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Kapolsek berharap dengan adanya operasi ini seluruh masyarakat akan mematuhi ketentuan tata tertib kesehatan dan menjadi terbiasa memakai masker dan cuci tangan serta selalu menjaga jarak.
Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah dan menghentikan penyebaran Covid-19 secara kolektif.

sumber: Antara

Baca:  Polsek Cianjur Membuka dan Menutup Arus Lalu Lintas ke Puncak