Prancis akan menghukum orang tua siswa yang keberatan dengan kartun nabi

Prancis jerat orang tua yang protes penunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW Bendera Prancis

Prancis menjebak orang tua yang memprotes tayangan kartun Nabi Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS – Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan merupakan pelanggaran pidana bagi orang tua Muslim yang marah kepada guru karena menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dalam pelajaran kepada anak-anak mereka.

"Orang tua yang mendatangi seorang guru menyuruh mereka berhenti mengajarkan kartun bebas pidato yang dilindungi, besok akan menjadi kejahatan. Pelanggaran," kata Darmanin seperti dikutip Anadolu Agency, Minggu (22/11).

Menurut Darmanin, mereka bisa menghadapi tuntutan, bahkan deportasi. "Dan hakim bisa, ini sangat penting, hakim akan bisa berkata, 'Jika Anda adalah orang asing yang melakukan kejahatan ini, Anda dapat meninggalkan negara ini.'

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah berjanji untuk bertindak atas apa yang dia sebut pemisahan Islam untuk mempertahankan nilai-nilai sekuler Prancis, dan berpendapat bahwa kartun kontroversial harus dipertahankan atas dasar kebebasan berbicara.

Namun, kritikus menuduh Macron secara politik mengeksploitasi serangan teror baru-baru ini, dengan mengadopsi wacana sayap kanan populis tentang Muslim dalam upaya untuk menarik pemilih sayap kanan.

Macron mengambil langkah ini pada hari Rabu untuk memberlakukan & # 39; Piagam nilai-nilai Republik & # 39; kepada komunitas Muslim dan memberikan tenggat waktu 15 hari bagi Dewan Perancis untuk Kepercayaan Muslim (CFCM) untuk menerima piagam tersebut.

Delapan pemimpin CFCM bertemu dengan Macron dan Darmanin di Istana Elysee untuk melakukan pembicaraan pada hari Rabu.

Dengan itikad baik, CFCM akan membentuk Dewan Nasional Imam untuk menawarkan akreditasi resmi kepada para imam yang tinggal di tanah Prancis, menurut laporan media.

Piagam Macron tentang nilai-nilai Republik akan melarang intervensi asing dalam kelompok Muslim dan dengan jelas menyatakan bahwa Islam bukanlah gerakan politik tetapi sebuah agama.

Sumber: https://www.aa.com.tr/en/europe/french-muslims-face-new-crackdown/2050991

Baca:  Serbia Memiliki Anggota Parlemen Hijab Pertama