Pemerintah membayar Rp 500 miliar pada Hari Belanja Nasional

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto

Program tersebut untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah wabah penyakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah telah menyiapkan berbagai program untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah wabah yang sedang mewabah. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan salah satu program yang akan dijalankan pemerintah adalah mendukung pelaksanaan Hari Belanja Nasional pada H-10 dan H-5 Lebaran.

Pemerintah juga telah menyiapkan dana Rp 500 miliar yang akan digunakan sebagai subsidi pengiriman produk nasional. “Pemerintah juga mendorong hari-hari belanja nasional yang berlangsung pada H-10 dan H-5 (Idul Fitri). Di mana hari-hari belanja nasional online dikhususkan untuk produk nasional dan pemerintah akan mensubsidi ongkos kirim. Jadi pemerintah menyiapkan Rp. 500 miliar, ”ujarnya. Airlangga usai rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/4).

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan konsumsi jelang lebaran yaitu dengan mendorong perusahaan memberikan tunjangan cuti (THR) kepada pegawai swasta. Pembayaran THR kepada pegawai swasta diperkirakan bisa mendongkrak peredaran hingga Rp 215 triliun.

“Untuk pembayaran THR anggaran yang bisa masuk pasar Rp 215 triliun,” kata Airlangga.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan menyalurkan bansos kepada 20 juta keluarga penerima bantuan berupa beras 10 kg. Selain itu, Airlangga mengatakan, pemerintah juga akan mempercepat penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan BLT.

"Serta percepatan produksi PKH, Kartu Sembako, dan BLT serta pendistribusian bahan makanan dari Juni hingga awal Mei selama 2 bulan. Jadi dipercepat," ujarnya.

Baca:  Menteri Komunikasi dan Informasi Pastikan Implementasi 5G Berlanjut