Pelaku Mutilasi Mempersiapkan Lubang Di Halaman Belakang

Ilustrasi Garis Polisi

Pelaku telah menyiapkan lubang di rumah untuk menguburkan jenazah korban

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sepasang suami istri yang membunuh dan merusak RHW (32 tahun) diketahui telah menyiapkan lubang di rumah yang mereka kontrakan di Cimanggis, Depok, Jawa Barat untuk menguburkan jenazah korban. Lubangnya ada di bagian belakang rumah.

Hal itu disampaikannya saat proses rekonstruksi di Polda Metro Jaya, Jumat (18/9). Tersangka DAF dan LAS menggali lubang di halaman belakang untuk menguburkan jenazah korban.

"Adegan 37, di Perumahan Permata, Cimanggis, sudah menyelesaikan lubangnya. Posisi lubang digali di bagian belakang rumah untuk mengubur korban," kata penyidik ​​saat proses rekonstruksi.

Selain menyelesaikan lubang yang digali, kedua tersangka juga diketahui telah membeli karung semen dan sendok semen untuk menghilangkan efek pembunuhan mereka. Perlengkapan tersebut dibeli keduanya di sebuah toko bangunan di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat.

Awalnya, tersangka LAS berkenalan dengan korban melalui aplikasi kencan Tinder. Tersangka DAF dan LAS mengetahui bahwa korban cukup kaya dan kemudian berencana membunuhnya karena ingin menguasai harta RHW.

Tersangka LAS dan korban juga melakukan penunjukan di sebuah apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat pada 7 September 2020. Selanjutnya pada 9 September 2020, tanpa sepengetahuan korban, tersangka DAF bersembunyi di kamar mandi apartemen yang disewa korban.

Saat korban berhubungan seks dengan tersangka LAS, tersangka DAF membunuh korban dengan memukul kepalanya dengan batu sebanyak tiga kali dan menusuknya dengan pisau sebanyak tujuh kali.

Selanjutnya, kedua tersangka membelah tubuh korban menjadi 11 bagian agar mudah digerakkan. Jasad korban dibungkus dengan kantong plastik dan dimasukkan ke dalam dua koper dan satu tas punggung.

Korban diketahui hilang sejak 9 September 2020. Setelah beberapa hari tidak menerima kabar dari korban, pihak keluarga korban pun melapor ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2020. Namun, korban akhirnya ditemukan tewas di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Baca:  Polisi masih menunggu kesehatan Hadi Pranoto pulih