Pasien Covid-19 di Lampung Tambah 68 Kasus, Enam Meninggal

Tabung cairan hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR). Ilustrasi

Pasien positif Covid-19 yang sembuh di Lampung juga bertambah 86 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG — Bertambah lagi pasien positif Covid-19 di Provinsi Lampung sebanyak 68 kasus pada Kamis (25/2). Sedangkan pasien positif yang sembuh bertambah 86 orang, dan pasien positif meninggal dunia bertambah enam orang.

Data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung, Kamis (25/2), jumlah total kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 12.317 orang, pasien selesai isolasi (sembuh) 10.710 orang, dan pasien meninggal dunia 636 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung dr Reihana mengatakan, angka reproduksi efektif Covid-19 di Lampung selama dua pekan terakhir masih terjadi fluktuasi antara 0,26 sampai 0,78 berada di bawah angka 1. “Artinya, pandemi belum sepenuhnya terkendali,” katanya.

Pada Kamis (25/2), angka kesembuhan pasien positif di Lampung mencapai 86,95 persen. Sedangkan, angka kematian atau case fatality rate (CFR) sebesar 5,16 persen.

Dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, tidak terdapat daerah zona merah dan hijau. Terdapat 13 daerah berstatus zona oranye (risiko kenaikan kasus sedang), sedangkan dua daerah zona kuning (risiko kenaikan kasus rendah).

Provinsi Lampung menerima kembali 14.820 vial (botol cairan) vaksin Covid-19 tahap kedua dari Bandung, Jawa Barat. Dosis vaksin tersebut disimpan di UPTD Instalasi Farmasi dan Kalibrasi Alkes Dinkes Lampung pada Rabu (24/2) malam.

Reihana yang juga Kepala Dinkes Lampung mengatakan, program vaksinasi tahap kedua untuk petugas pelayanan publik dan orang lanjut usia. Berdasarkan datanya 14.820 vial, dengan satu vial untuk 10 kali suntikan. Pekan depan, kata dia, vaksin tersebut akan didistribusikan ke kabupaten/kota.

Mengenai orang lanjut usia yang akan mendapat vaksinasi di Kota Bandar Lampung mencapai 34.592 orang. Untuk petugas pelayanan publik di 15 kabupaten/kota di Lampung mencapai 45.296 orang. Totalnya mencapai 79.889 orang.

Baca:  Pengadilan Negeri Jambi Gelar Sidang Pembajakan Film Pinus Keluarga