Operator Kehidupan Malam dapat mengajukan izin operasi

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berbincang dengan pedagang sekaligus membagikan masker.

Kebijakan relaksasi untuk klub malam harus disertai dengan penerapan protokol kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mengundang para pengelola klub malam untuk mengajukan izin agar bisa bersantai. Hal ini terkait dengan kebijakan relaksasi klub malam pada masa Adaptasi Baru (AKB).

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan kebijakan kelab malam yang santai harus dibarengi dengan penggunaan protokol kesehatan yang ketat. Selanjutnya akan meninjau implementasi protokol kesehatan.

“Pertama diusulkan, kita akan pelajari bagaimana implementasi protokol kesehatan di masing-masing tempat,” ujarnya, Senin (10/8).

Dia menegaskan, setiap operator klub malam harus mengajukan izin sendiri. “Mereka menyampaikan, mensimulasikan dan memberikan rekomendasi pertama,” ujarnya.

Menurutnya, tidak semua klub malam akan diberi izin. Namun, itu tergantung pada kemauan untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Peluang sudah terbuka (relaksasi), tapi teman-temannya sudah siap kembali. Pengajuan dimulai hari ini,” ujarnya.

Yana belum bisa memastikan majikan mana yang mengajukan izin. Dia menegaskan, jika pengajuan izin sudah dibuat, pihaknya akan segera menggelar simulasi. Setelah simulasi dijalankan dan dinyatakan memenuhi syarat, maka dapat diizinkan untuk beroperasi.

“Hari ini suratnya datang, besok simulasi, lusa bisa (buka) jika sudah memenuhi protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Baca:  Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Cirebon dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus