Mensos Minta Pegawai Kerja Sama Menghadapi Tantangan Pandemi

Menteri Sosial Juliari Batubara.

Kementerian Sosial fokus pada penyediaan jaring jaminan sosial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara meminta jajarannya untuk terus memperkuat sinergi. Tahun ini, tantangan yang ditimbulkan oleh epidemi ini sangat besar. Sedangkan Kementerian Sosial adalah salah satunya sektor terkemuka dalam menangani wabah penyakit khususnya dalam bidang penyediaan jaring jaminan sosial (JPS).

Sejalan dengan dampak luar biasa wabah ini, tugas Kementerian Sosial juga tidak mudah. Kementerian Sosial bertugas memastikan negara hadir dengan mengatasi dampak pandemi terhadap masyarakat miskin dan rentan yang berjumlah puluhan juta.

Di sisi lain, tugas sektor DID dalam bentuk bantuan sosial juga harus bisa segera menjangkau masyarakat terdampak. Ini karena epidemi menyulitkan jutaan orang untuk memenuhi kebutuhan mereka karena pekerjaan mereka yang tidak berkelanjutan.

Namun, bagi Mensos Juliari, keadaan ini merupakan kewajiban mulia untuk membantu masyarakat, terlebih di tengah wabah Covid-19. “Kita tidak menyangka pada tahun 2020 akan terjadi bencana katastropik dimana peran Kemensos sangat mendasar dalam hal perlindungan sosial bagi masyarakat,” kata Juliari dalam Rapat Dewan Kota Virtual online, seperti dalam keterangannya, Sabtu (10/10). / 10).

Sebagai catatan, 25 Oktober 2020, tepat satu tahun masa jabatan Juliari sebagai orang nomor satu di Kementerian Sosial. Tercatat, sebagai kementerian dengan anggaran belanja terbesar yakni Rp 134.008 triliun, Kementerian Sosial berhasil menempati urutan pertama sebagai kementerian dengan penyerapan anggaran terbaik.

Anggaran Kementerian Sosial sendiri terus meningkat sejalan dengan tugas menangani dampak wabah Covid-19, di bidang DID. Dari Pagu Indikatif Rp 62,7 triliun terus meningkat menjadi Rp 104,4 triliun, Rp 124 triliun, dan terakhir anggaran Kementerian Sosial Rp 134,008 triliun atau terbesar dari seluruh K / L.

Di sisi lain, pengelolaan anggaran Kementerian Sosial juga cukup baik. Ini dibuktikan dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), empat kali berturut-turut.

Untuk itu, tak lupa, Menteri Sosial Juliari mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian yang telah bekerja keras mempercepat penyerapan anggaran sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. “Saya mendorong kinerja ini tetap konsisten hingga akhir tahun ini,” ujarnya.

Rapat Balaikota Maya juga dihadiri oleh wartawan senior Andy F. Noya, sebagai narasumber. Dia memiliki pandangannya sendiri tentang Juliari. “Saya proaktif memantau penyaluran bansos, saya khawatir dia terkena Covid-19,” kata Andy.

Baca:  Kementerian Komunikasi mengimbau Publik untuk Disiplin Health Protocols