Melanggar Protokol Kesehatan, Masjid Faisal Disegel

Langgar Protokol Kesehatan, Masjid Faisal Disegel. Foto:  Relawan memberikan disinfektan di area Masjid Badshahi yang bersejarah menjelang bulan suci Ramadhan di Lahore, Pakistan, Rabu (22/4). Ramadhan dimulai akhir pekan ini, Muslim Muslim di seluruh dunia berusaha mencari cara bagaimana mempertahankan ritual paling dihargai di bulan yang paling suci.

IHRAM.CO.ID, Islamabad – Aula Masjid Faisal, Pakistan harus ditutup oleh pemerintah kota pada Minggu (6/12) kemarin. Masjid tersebut diketahui melanggar prosedur operasi standar (SOP) pencegahan Covid-19 saat salat Jumat.

Penutupan aula tersebut dilakukan untuk memberikan penekanan kepada setiap masjid untuk selalu menjalankan SOP yang telah ditentukan, serta untuk memastikan SOP tersebut dapat dijalankan dengan baik. Akibat penyegelan ini, jemaah hanya diperbolehkan beribadah di halaman masjid.

Baru-baru ini, pejabat pemerintah mendesak ulama untuk memastikan bahwa SOP diikuti di masjid untuk memperlambat penyebaran virus corona baru. Negara ini menghadapi gelombang virus kedua, yang menurut para ahli lebih "mematikan" daripada yang pertama.

Pada Kamis (3/12), Presiden Arif Alvi mengeluarkan deklarasi untuk menghidupkan kembali SOP dalam melaksanakan shalat berjamaah yang telah disepakati oleh para imam besar dan ulama dari empat aliran pemikiran di tanah air. Deklarasi bersama dibuat setelah pertemuan lebih dari 86 ulama dari empat sekte utama negara – Barelvi, Syiah, Deobandi dan Ahle Hadith – dari empat provinsi, Gilgit- بلتستان dan Azad Jammu dan Kashmir.

Pertemuan itu juga meminta pemerintah federal dan provinsi serta partai politik negara bagian untuk mengambil tindakan pencegahan seiring meningkatnya ancaman virus corona. Jumlah kasus di Pakistan telah melampaui 416.000 dan angka tersebut positif selama 24 jam terakhir, menurut angka Dawn.com, adalah 7,9 persen

Baca:  Arab Saudi mengimpor 860 ribu ton gandum