Luhut: Perlu ada promosi di bidang pangan untuk meningkatkan ekspor

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan untuk bisa menggenjot ekspor di sektor pangan pemerintah perlu bersinergi. Ia mengatakan tata kelola pangan menjadi kunci utama agar indonesia bisa bersaing di pasar ekspor pangan.

Indonesia harus menjadi pemain utama dalam penyediaan pangan dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, untuk meningkatkan ekspor sektor pangan, pemerintah perlu bekerja sama. Ia mengatakan pengelolaan pangan menjadi kunci kemampuan Indonesia bersaing di pasar ekspor pangan.

Luhut menjelaskan, sebenarnya krisis pangan global sedang terlihat. Indonesia sebagai pemilik sumber daya alam utama harus menjadi pemain utama. Sayangnya, selama ini Indonesia hanya menjadi pasar.

"Kita tidak bisa tetap diam. “Terobosan dan langkah harus diambil untuk mempersiapkan segala kemungkinan yang mungkin terjadi di masa depan,” kata Luhut, Kamis (19/11).

Luhut menjelaskan, untuk meningkatkan ekspor pangan diperlukan strategi ekspor. Selain itu, menurut dia, perlu adanya promosi intensif yang dipadukan antara kementerian dan lembaga.

“Koordinasi ini diperlukan agar kementerian bisa bersatu memasarkan produk pangan Indonesia ke luar negeri,” kata Luhut.

Ia menilai Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri perlu menyusun strategi untuk itu. Ia menjelaskan, harus ada peta yang jelas untuk memperbaiki dan mempromosikan serta menangkis permasalahan negatif terkait masalah pangan di Indonesia.

Baca:  Rachmat Gobel: Kedatangan Perdana Menteri Jepang membawa pesan khusus