Letusan Merapi, Pertamina JBT Waspada Semua Fasilitas Bahan Bakar

Aktifitas jajaran armada distribusi BBM di fasilitas BBM Pertamina Jawa Bagian Tengah, di Rewulu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pekan kemarin. Antisipasi dampak erupsi Merapi, Pertamina Jawa Bagian Tengah menyiagakan semua fasilitas BBM dan LPG yang ada di wilayah kerjanya.

Pertamina telah menyediakan fasilitas pelayanan BBM di Semarang dan Madiun

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Letusan Gunung Merapi di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak mendorong PT Pertamina (Persero) untuk memastikan kebutuhan energi, di wilayah yang berpotensi terkena dampak.

Untuk mengantisipasi kelancaran penyaluran BBM dan LPG akibat maraknya aktivitas vulkanik di Gunung Merapi, PT Pertamina (Persero) telah mewanti-wanti seluruh fasilitas BBM dan LPG, terutama yang berada dalam radius potensi letusan gunung berapi.

Pejabat Sementara (Pjs) Manajer Unit Komunikasi, Relasi & CSR Pertamina Region Jawa Tengah, Arya Yusa Dwicandra mengungkapkan, di sekitar Kawasan Risiko Bencana Gunung Merapi (KRB) terdapat dua fasilitas Terminal BBM Pertamina.

Masing-masing Terminal BBM Rewulu Provinsi DIY dan Terminal BBM Boyolali Jawa Tengah. Sejauh ini, dua terminal BBM belum terimbas erupsi Gunung Merapi, Rabu (27/1) siang.

Namun untuk mengantisipasinya, Pertamina telah menyediakan stok dan penyaluran support dari Semarang Group dan Terminal BBM Maos di Jawa Tengah ke Terminal BBM di Madiun, Jawa Timur.

“Kami nantikan persiapan untuk mendukung kelancaran suplai di sekitar Gunung Merapi jika terjadi keadaan darurat,” kata Arya, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/1).

Ia juga mengatakan, saat ini penyaluran BBM dan LPG di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 11.073 Kiloliter (KL) untuk jenis bensin; Bahan bakar jenis gas 4.958 KL dan 4.255 metrik ton (MT) untuk LPG.

Di satu sisi, kondisi stok BBM dan LPG untuk wilayah Jawa Tengah saat ini masih mencukupi. “Kami terus memantau perkembangan situasi terkini akibat aktivitas Gunung Merapi serta untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG bagi masyarakat,” imbuhnya.

Di wilayah yang berpotensi terkena letusan Gunung Merapi, lanjut Arya, selain dua terminal BBM Pertamina juga terdapat 19 SPBU, satu unit Pertashop, dan satu SPPBE.

Baca:  Penjelasan RS PKU tentang Wafatnya Pengasuh Ponpes Krapyak