Lebih dari 22 Warga Positif Covid-19 di Kota Malang

Pengecekan pasien dengan metode polymerase chain reaction atau PCR (ilustrasi).

Sebanyak 398 pasien positif Covid-19 masih dipantau di Malang.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG, JAWA TIMUR – Sedikitnya 1.590 warga Kota Malang, Jawa Timur terpapar Covid-19. Laporan tersebut diungkapkan Kepala Humas dan Protokol Pemerintah Kota Malang, M Nur Widianto, Sabtu (12/9).

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan Covid-19 di Kota Malang pada 12 September 2020, jumlah penduduk yang dipastikan positif Covid-19 meningkat sebanyak 22 orang pada hari ini (Sabtu, 9/12).

"Dari 1.590 orang yang dinyatakan positif Covid-19, 1.048 orang (meningkat 16) sembuh, 144 meninggal (bertambah empat) dan 398 orang masih dalam pemantauan," katanya.

Sedangkan total populasi Covid-19 diperkirakan mencapai 2.155 orang atau meningkat menjadi 14 orang. Rincian warga yang masuk dalam kategori tersangka, menjalani isolasi rumah sakit 119 orang, isolasi di rumah masing-masing sebanyak 121 orang, kemungkinan rumah sakit 49 orang, kemungkinan rawat jalan 65 orang, dan evakuasi 1.722 orang.

“Kami berharap masyarakat semakin tegas dalam menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri, keluarganya dan orang lain dari tertular virus corona. Minimal memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, mencuci tangan dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, serta menjaga jarak. fisik dan sosial, "katanya.

Bagi warga yang tidak memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 akan dikenakan sanksi, diantaranya denda Rp. 100 ribu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Walikota Malang Nomor 30 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. keuntungan dan kerugian.

“Denda Rp 100 ribu pada dasarnya sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Dimana pembatasannya berupa teguran lisan atau tertulis, bakti sosial, denda administratif, pemutusan hubungan kerja atau penutupan sementara kegiatan usaha. Denda,” kata Wali Kota Malang Sutiaji yang baru. -baru saja.

Baca:  Pemberdayaan Petani Memulihkan Ekonomi Secara Efektif Selama Wabah

sumber: Antara