Kode Humas Besar untuk Memulihkan Sektor Pariwisata

Sandiaga Uno

Sandi menghadapi tantangan untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang parah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno sempat kesulitan bekerja di rumah saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini. Password menghadapi tantangan untuk menghidupkan kembali industri pariwisata yang terpukul oleh epidemi Covid-19.

Sandi menyebutkan, ada 12 juta pekerja di industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang kesejahteraannya terimbas wabah tersebut. Tidak sedikit pengelola bisnis di sektor pariwisata terpaksa merumahkan atau merumahkan karyawannya saat wabah merebak. Sandi juga berjanji akan bergerak cepat untuk melakukan terobosan agar lapangan kerja yang hilang akan tersedia kembali dan menampung lebih banyak SDM di sektor pariwisata.

Usai mengambil sumpah jabatan di Istana Negara pagi tadi, Sandi bergegas ke kantor Kemenparekraf untuk menjalani prosesi serah terima dengan Wisnutama. Setidaknya ada tiga program menurut Sandi yang akan segera dilaksanakan, utamanya peningkatan lima destinasi super prioritas.

Perbaikan akan dilakukan baik dari segi infrastruktur di destinasi wisata maupun promosi dari divisi kuliner, mode, dan lain-lain. Khusus untuk promosi, Presiden Jokowi juga secara khusus meminta persiapannya kalender acara Pariwisata Indonesia. Diharapkan dengan diadakannya event pariwisata pada tahun 2021 ini dapat semakin meningkatkan industri yang lesu ini.

Kemudian yang kedua, adaptasi. Kita harus beradaptasi dengan keadaan saat ini yaitu Covid-19. CHSE (bersih, kesehatan, keselamatan, lingkunganYang harus kita pastikan menjadi prasyarat bagi kebangkitan sektor ini, ”ujarnya usai pengukuhan, Rabu (23/12).

Program terakhir adalah kerjasama dengan banyak pihak untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata. Sandi mengatakan tugas sulit pemerintah adalah menyediakan jutaan pekerjaan lagi di industri pariwisata yang terkena Covid-19. “Kami akan berupaya untuk memelihara dan memperluas pemberdayaan agar dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan menjaga tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pariwisata dan ekraf,” kata Sandi.

Baca:  Jangan menambah nilai, harga gas industri terancam pencabutan

Sandi juga menambahkan Wapres Maruf Amin telah menambahkan pesan kepada dirinya agar pelaku industri pariwisata harus memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan destinasi wisata. Pasalnya, pandemi Covid-19 belum usai dan penularannya harus dicegah. Dengan adanya kepastian kesehatan dan keselamatan di destinasi wisata diharapkan pengunjung dapat merasa nyaman.

“Wapres juga menambahkan bahwa destinasi wisata halal dan destinasi wisata religi juga menjadi perhatian untuk menggairahkan sektor pariwisata yang diharapkan tidak hanya bisa bertahan tetapi bisa meraih peluang menjadi juara,” kata Sandi.