Kasus Terus Meningkat, Pemantauan Protokol Kesehatan Diperketat

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya mencatat kasus terkonfirmasi positif terus mengalami peningkatanan. Hingga Senin (28/9) tercatat total terdapat 113 kasus terkonfirmasi positif.

Covid-19 kasus di Tasikmalaya pada Senin tercatat 113 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA – Satgas Percepatan Penanganan Kota Tasikmalaya Covid-19 menyatakan kasus positif yang dikonfirmasi terus meningkat. Hingga Senin (28/9) tercatat total 113 kasus positif positif.

Kepala Ketertiban dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Kota Tasikmalaya Yogi Subarkah mengatakan, berdasarkan rapat evaluasi dengan Satgas, pengawasan protokol kesehatan di masyarakat akan lebih ketat. Sebab, selama ini kesadaran masyarakat Kota Tasikmalaya dalam melaksanakan protokol kesehatan dinilai masih kurang.

"Ke depan pengawasan akan lebih ketat," ujarnya, Senin.

Berdasarkan catatan PP Satikmol Perbandaran Tasikmalaya sejak 10 Agustus hingga 25 Desember, ribuan orang dijatuhi sanksi karena melanggar protokol kesehatan. Sebanyak 2.733 orang dikenakan pembatasan sosial dan 159 orang didenda. Selain itu, 44 pengusaha diberikan peringatan tertulis dan 14 kafe serta mini market ditutup sementara.

Menurut Yogi, pihaknya akan terus melakukan tindakan agar masyarakat bisa mengubah perilakunya sesuai ketentuan yang berlaku. Sebab, menurut dia, faktanya masih banyak pelanggaran di lapangan.

“Kesadaran masyarakat dalam memakai masker masih kurang karena berbagai alasan. Tapi ini kewajiban, jadi harus pakai masker saat keluar rumah,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat bisa saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, pencegahan penyebaran Covid-19 tidak hanya menjadi tugas Satgas, tapi juga seluruh elemen masyarakat.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya, dari 113 kasus positif positif, 59 orang sudah sembuh. Sedangkan 47 orang masih dirawat dan tujuh orang tewas.

Baca:  Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Cirebon dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus