Kalahkan PSG, Munich Raih Trofi Liga Champions

Selebrasi Kingsley Coman saat mencetak gol ke gawang PSG.

Bayern Munich berhasil meraih trofi Liga Champions 2019/2020.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON – Bayern Munich meraih trofi Liga Champions 2019/2020. Pada laga final yang berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, Senin (24/8) pagi WIB, FC Hollywood mengalahkan Paris Saint Germain dengan skor tipis 1-0.

Kompetisi dengan intensitas tinggi sudah terlihat sejak laga dimulai. Munich terlihat dominan dalam penguasaan bola. Sang juara Jerman mengunci pertahanan Les Perisiens di lima menit pertama.

Perlahan tapi pasti, anak-anak Prancis itu terus melaju. Pada menit ke-13, PSG mendapatkan peluang pertama. Kylian Mbappe yang berada di dalam kotak penalti lawan melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Serangan Mbappe melewati bek mati Roten. Empat menit kemudian, Les Perisiens mendapatkan peluang terbaik. Usai menerima umpan terobosan Mbappe, Neymar jr yang lolos dari jebakan offside menghadapi Manuel Neuer.

Semoga berhasil ke Munich. Tendangan Neymar berhasil diatasi oleh Neuer. Munich menanggapi. Pada menit ke-21, giliran Robert Lewandowski yang menebar ancaman.

Serangan Lewandowski membentur tiang gawang PSG. Terjadi serangan jual beli. Tiga menit kemudian, giliran PSG yang mencari peluang melalui Angel di Maria. Kali ini tembakan kanan Di Maria, melambung tepat dari sasaran.

Intensitas permainan yang tinggi membawa efek buruk. Gelandang FC Hollywood Jerome Boateng cedera. Pada menit ke-25, Boateng ditarik. Sebaliknya, pelatih Hans-Dieter Flick memasukkan Niklas Sule.

Pada menit ke-28, PSG kembali mendapatkan peluang. Kali ini lewat tembakan jarak jauh Ander Herrera. Upaya eks Manchester United itu, sedikit melenceng dari sasaran. Dua menit kemudian, Munich kembali mengancam. Keylor Navas mengharapkan sundulan Lewandowski.

Tim Die Roten secara konsisten menerapkan garis pertahanan yang tinggi. Itu membuat PSG lebih bergantung pada umpan-umpan panjang saat merencanakan serangan balik. Sisa waktu tidak ada perubahan berarti.

Hanya ada satu peluang bagi Mbappe di menit ke-44, yang mampu ditahan Neuer. Skor kacamata bertahan hingga separuh waktu. Setelah jeda singkat, kedua tim langsung tancap gas. Pada menit ke-51, terjadi sedikit keributan antara gelandang PSG Leandro Paredes dan pemain sayap Munich Serge Gnabry.

Paredes kesal setelah Gnabry melanggar Neymar. Wasit Daniele Orsato kemudian mengeluarkan kartu kuning untuk kedua pemain tersebut. Ritme kompetisi masih terlihat sama. Munich mendominasi dalam penguasaan bola.

Pada menit ke-59, FC Hollywood akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Salib dari Joshua Kimmich digunakan oleh Coman. Kepala winger berusia 24 tahun itu sempat diobrak-abrik jaring Navas.

Dua menit kemudian, Coman hampir saja memperlebar jarak dengan tembakan jarak dekat. Semoga berhasil untuk PSG. Ada Thiago Silva yang menjadi penyelamat. Pada menit ke-65, pelatih Les Rouge et Blue Thomas Tuchel melakukan perubahan. Dia memasukkan Marco Verratti, menggantikan Paredes.

Senada dengan Tuchel, Flick juga melakukan penggantinya. Dia menarik Coman pada menit ke-67, dan memasukkan Philippe Coutinho. Kembali ke perjuangan. Dua menit kemudian, Neuer kembali menggagalkan peluang PSG. Kali ini ancaman datang dari Marquinhos.

Tendangan mendatar jugador asal Brasil itu dibelokkan oleh kiper dan kapten Bayern Munich. PSG terus berusaha mengejar ketinggalan. Pada menit ke-73, Neymar melepaskan tembakan dari luar kotak penalti Munich, melambung di atas mistar Neuer.

Memasuki 10 menit sebelum waktu normal berakhir, pertandingan semakin memanas. Neymar mendapat kartu kuning setelah memblokir Lewandowski. Meski tak mencetak gol, Lewandowski selalu menjadi momok bagi pertahanan Les Perisiens.

Pada menit ke-84, giliran Silva yang dihukum dengan kartu kuning setelah berusaha menghentikan penyerang Polandia tersebut. Munich sama sekali tidak rileks meski memimpin.

Alhasil, anak-anak Die Roten mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan. Dengan demikian, FC Hollywood memenangkan semua gelar di turnamen yang mereka ikuti sepanjang musim 2019/2020. Sebelum menjuarai Liga Champions, Thomas Mueller dan rekan satu timnya adalah juara Bundesliga dan DFB Pokal.

Baca:  Shamrock Rovers Layani Milan dengan antusias