Jendela Transfer RD Disetujui untuk Dibuka Lebih Awal

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan.

Rahmad Darmawan menilai kompetisi ini hanya berlangsung selama lima bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pelatih Madura United Rahmad Darmawan setuju dengan keputusan PSSI dan PT LIB untuk membuka jendela transfer lebih awal. Ia berpendapat, kompetisi hanya berlangsung selama lima bulan.

Dikutip dari situs resmi klub, Sabtu (26/9), trainee yang biasa disapa RD ini mengatakan, jika bursa transfer Desember dibuka, tidak masuk akal karena persaingan tinggal dua bulan lagi.

“Saya kira perkembangan bursa atau open windows yang dibuka lebih awal dengan periode kompetisi saat ini sangat singkat, kalau bertahan di bulan Desember, praktis pemain hanya memiliki kontrak dua bulan. Jadi sangat tidak realistis,” kata RD.

Jendela transfer dibuka mulai 21 September hingga 18 Oktober 2020. Langkah tersebut diduga berdasarkan kesepakatan FIFA. Alasan federasi dan operator mempercepat pembukaan jendela transfer diperlihatkan dalam situasi sebagian besar tim Liga 1 yang pemainnya tertinggal karena berbagai alasan.

Bagi RD, langkah PSSI dan LIB sangat jelas, karena jika klub ngotot tampil dengan skuad yang tersisa, maka persaingan tidak akan menarik. “Banyak klub yang gagal menegosiasikan kontrak atau alasan kesehatan atau alasan lain. Karena itu, ini bisa dimanfaatkan oleh semua klub. Selain itu, tampilan kompetisi ini juga akan tetap menarik dengan kedatangan pemain baru,” ucapnya.

Sebelumnya, dibukanya bursa transfer lebih awal memancing berbagai polemik. Dua tim yang menyatakan keterkejutannya pada pembukaan jendela transfer adalah Persib Bandung dan Persipura Jayapura.

sumber: Antara

Baca:  Liga 1 Ditangguhkan, Kekalahan PSIS dan PSS