Harga bahan makanan di Pasar Baru Cikarang masih stabil

Pedagang berbagai jenis sembako menanti pembeli (ilustrasi).

Harga cabai rawit, gula merah, minyak goreng curah, dan telur ayam naik.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Dua pekan menjelang Lebaran, harga sembako di Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat secara umum stabil. Namun, beberapa harga komoditas seperti cabai rawit merah, gula merah, minyak goreng curah, dan telur ayam ras sedang naik daun.

Staf UPTD Pasar Baru Cikarang dan Manajemen Kedai Aupa Hennata mengatakan, harga sembako seperti beras IR II, gula pasir, minyak goreng, ayam murni, daging sapi, cabai merah keriting, dan telur di Pasar Baru Cikarang masih stabil. . Hingga saat ini belum ada kenaikan harga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Saat ini harga beras, minyak goreng, ayam, daging sapi, cabai merah keriting, bawang merah, dan telur masih stabil dan tidak naik,” kata Aupa dalam keterangan resmi, Kamis (29/4).

Aupa menambahkan, harga kebutuhan pokok telah stabil selama beberapa minggu terakhir. Namun ada kemungkinan kenaikan harga seperti daging sapi, cabai merah, ayam jelang hari ke-7 menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Harga satu kilo beras IR II Rp 11.000, gula Rp 13.000, minyak goreng Rp 14.000, ayam Rp 32.000, daging sapi Rp 120.000, cabai merah keriting Rp 15.000, bawang merah Rp 25.000 dan telur ayam Rp 24.000 per kilogram," katanya, lanjutkan.

Meski secara umum ketersediaan sembako di Pasar Baru Cikarang masih aman, Aupa berpesan kepada masyarakat agar waspada ketika harga sembako mulai naik menjelang hari ke-7 Idul Fitri 1442 Hijriah.

Baca:  Untuk mengatasi demam berdarah, tim Jumantik disuruh bekerja secara besar-besaran