Guru Alquran di Bekasi mandek saat hendak salat subuh

Guru ngaji di Bekasi dibegal dan motornya dirampas  Begal Motor (ilustrasi)

Guru Al-Quran di Bekasi disita dan sepeda motornya disita

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Guru Al Quran Di Kampung Sawah, Kecamatan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Ustadz Abdul Hakim menjadi sasaran perampokan saat hendak menunaikan salat subuh di dekat rumah kontrakannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pondok Gede Polres Metro Kota Bekasi, Iptu Santri Dirga mengatakan, kejadian yang direkam CCTV itu terjadi Minggu (15/11) lalu.

Sekitar pukul 03.30 WIB. Korban rencananya akan salat subuh di Pondok Pesantren Muhammadiyah Kampung Sawah. Saat itu korban sedang mengendarai motor Honda Beat, sepeda motor B-4818-KIP, warna biru dan putih, ”kata Santri, saat dikonfirmasi, Minggu (16/2). 22/11).

Dia menjelaskan, setelah menempuh jarak sekitar tiga kilometer dari kediamannya, ada dua pelaku yang menggunakan sepeda motor matic yang menjatuhkan korban.

Setelah terjatuh, pelaku di punggung langsung turun dan mendekati korban sambil melepas sabitnya. “Korban ketakutan karena pelaku yang mengeluarkan sabit mengarahkan sabit ke arah korban,” ujarnya.

Lalu, Abdul menyelamatkan diri dan meninggalkan motornya. Tak lama setelah berangkat, Abdul masih melihat beberapa rombongan pelaku berdatangan. Pelaku kemudian membawa sepeda motor dan barang berharga milik korban ke jok motor.

Akibat kejadian tersebut, kata Santri, korban kehilangan motor dan ponsel Honda Beat miliknya. Ia juga menempatkan surat berharga seperti KTP asli, ATM dan STNK. Meski terekam CCTV, sayangnya polisi masih kesulitan mengenali wajah para pelayat.

"Bareskrim sudah melakukan penyidikan tapi belum ada saksi yang menyaksikan karena situasi sangat tenang. CCTV tidak cukup jelas untuk bisa mengidentifikasi wajah dan jumlah pelaku, "katanya.

Baca:  Kata Sandi: Meringankan Beban Warga dengan Tanggung Jawab Moral