Erick: Investor Jepang berniat menggandeng BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir (kedua dari kanan) bersama CEO Yutaro Yostuzuka (kedua dari kiri), CEO (president) Junichi Yoshida (tengah), General Manager for international business, Masuda (paling kanan), Translator, Yosuke Matsunaga (paling kiri) saat kunjungan kerja ke Jepang, Sabtu (5/12).Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa investor Jepang berniat melakukan kerja sama dengan BUMN dalam rangka meningkatkan profesionalitas hingga pengelolaan aset.

Menteri BUMN menyampaikan kerjasama dengan BUMN terkait dengan peningkatan profesionalisme

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan investor Jepang berniat menggandeng BUMN untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan aset.

"Investor Jepang sangat mendukung upaya kami untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset BUMN," kata Menteri Erick dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/12).

Ia menambahkan, Indonesia sedang mengalami transformasi besar-besaran, di mana BUMN bergerak maju menuju tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas yang lebih baik.

Terkait rencana pendanaan dan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional pada awal 2021, Menteri Erick mengatakan sedang mempersiapkan beberapa aset infrastruktur strategis yang sedang digarap BUMN, seperti jalan raya, bandara, dan pelabuhan.

Delegasi Pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN mengunjungi Jepang. Ini merupakan kunjungan kedua perwakilan pemerintah Indonesia ke Jepang.

Sebelumnya, pada awal November lalu, Menteri BUMN juga berkunjung ke Jepang untuk mempererat kerja sama di beberapa sektor di bidang ekonomi dan kesehatan.

Jejaring kunjungan tersebut juga menjadi komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama. Komitmen tersebut tidak terlepas dari kunjungan Yoshihide Suga ke Jakarta pada Oktober lalu.

PM Suga dan Presiden Jokowi sepakat untuk memperkuat sinergi Indonesia-Jepang dalam konteks bilateral. Kali ini, delegasi bertemu dengan beberapa instansi pemerintah Jepang dan sekitar 20 perusahaan terkemuka antara lain Mitsubishi Estate, Mitsui, Hanwa, dan Sumitomo.

sumber: Antara

Baca:  AIA Financial Memfasilitasi Agen Asuransi Wajah