Empat Siswa Pesantren Al Wildan Berprestasi

Empat siswa sekolah Al Wildan Islamic School 2 Bekasi meraih juara di beberapa ajang Musabaqah Quran.

Kami ingin siswa memiliki kecerdasan yang saleh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Empat siswa Sekolah Islam Al Wildan 2 Bekasi berhasil menjuarai kejuaraan di beberapa ajang Musabaqah Alquran. Prestasi ini terbilang istimewa karena dalam satu bulan sebanyak empat mahasiswa berhasil.

“Alhamdulillah ini menjadi berkah bagi kami, sekaligus menjadi kebanggaan bagi kami semua di Sekolah Islam Al Wildan 2 Bekasi,” ujar Direktur Pendidikan Ustadz Agus Haryono MM.

Empat mahasiswa yang berhasil meraih juara tersebut adalah Aini Mazaya Syakira, Juara I Lomba Belajar Dhabthul Quran di Tahfidz dan lomba Tilawah se-Jabotek dan Harun Abdul Muhsin, Juara III lomba yang sama. Selanjutnya, Khaula berhasil meraih Juara 2 dalam Festival Ramadhan Al-Wafi Thafidz Amaliyah Ramadhan SDTQ Ramadhan yang diikuti pelajar dari berbagai provinsi.

Kemudian Khalid Muhammad Fatih juara III Festival Ramadhan Berkat Ramadhan Polres Bekasi mewakili Polres Bekasi Utara. Insya Allah Khalid akan diikutsertakan dalam kompetisi antar seluruh Polda Metro Jaya, kata Bimaspol Mulyadi saat berkunjung ke Sekolah Al Wildan 2 Bekasi.

Menurut Agus, pencapaian ini tidak terlepas dari program unggulan sekolah yang menargetkan siswa hafalan 4 juz untuk lulusan SD, dan hafalan 6 juz untuk siswa SLTP. Pesantren Al Wildan 2 Bekasi yang terletak di Jalan Alinda Raya, Kaliabang Tengah Kota Bekasi ini memiliki banyak prestasi di bidang al-Quran, bidang studi dan program ekstra kurikuler.

“Kami yakin kedepan sekolah kami insyaallah akan terus lebih baik lagi. Tujuan kami agar Sekolah Islam Al Wildan 2 Bekasi menjadi salah satu sekolah terbaik di Bekasi,” kata Agus.

Meski baru berdiri selama lima tahun, Madrasah Al Wildan 2 Bekasi sudah memiliki sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak, SD, dan Sekolah Menengah Pertama dengan jumlah siswa sekitar 650 orang. Sekolah tersebut dikelola oleh Yayasan Pendidikan Bina Insan Bekasi Utara.

Sekolah tersebut memiliki kurikulum yang memadukan antara kurikulum nasional, program pesantren, dan sekolah internasional. “Kami ingin anak didik kami memiliki kecerdasan yang saleh. Mereka telah menghafal Alquran, beribadah dengan baik sesuai sunnah, dan juga taat kepada orang tua,” kata Pracoyo Wiryoutomo, Ketua Badan Pembinaan Yayasan.

Program unggulan lainnya adalah untuk siswa dengan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris, selain bahasa Indonesia yang baik. Siswa juga diajari akhlak atau akhlak yang baik, dan kesadaran akan pemujaan sejak dini.