Cegah Penyebaran Covid-19, Koordinasi Jabar Tingkatkan 3T

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar, Daud Achmad, saat diwawancara di Kota Tasikmalaya, Jumat (28/8).

Masyarakat juga diminta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M untuk mencegah Covid.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat (Jabar) secara intensif berkoordinasi dengan Satgas Kabupaten / Kota untuk meningkatkan 3T, yakni testing, search, dan maintenance.

Hal itu diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Jabar, Daud Achmad dalam jumpa pers perkembangan Covid-19 di Gedung Sate, Kota Bandung, akhir pekan lalu.

"Kami terus meningkatkan pengujian minggu ini dengan kabupaten / kota. Kami berupaya untuk terus meningkatkan jumlah pengujian. Ini diikuti dengan pelacakan (kontak dekat)," kata David dalam pernyataannya. Republika.co.id.

Dari pengujian tersebut, pihak tersebut dapat mendeteksi (close contact) dan menguji ulang. Kemudian juga pengobatan, baik (pasien dipastikan positif Covid-19) isolasi atau dirawat atau diisolasi sendiri.

David berharap dengan peningkatan penyebaran 3T Covid-19 dapat dikendalikan. Ia juga meminta masyarakat tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

“Jika upaya ini bisa dilakukan dengan baik, tentunya peredaran Covid-19 akan berkurang, akan tertangani dengan baik,” ujarnya.

“Semoga upaya yang kita lakukan bersama kabupaten / kota bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi. Semoga wabah ini bisa segera berakhir,” imbuhnya.

Selain itu, Daud melaporkan, pihaknya juga melakukan uji reaktif cepat dalam Operasi Bersama yang digelar di 15 kabupaten / kota se-Jabar. "Yang sudah dipastikan positif sudah mendapat tindakan dari Satgas setempat. Apakah ada isolasi dan sebagainya," ujarnya.

Baca:  Kasus Terus Meningkat, Pemantauan Protokol Kesehatan Diperketat