Cegah Covid-19, Sukabumi Pilih Tingkatkan Kecepatan Tes

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni memakaikan masker kepada warga yang tidak menggunakan masker di Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi

Pelaksanaan Ujian Cepat merekrut 100 orang di Citimall Sukabumi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI – Kota Sukabumi terus menggiatkan pelaksanaan uji cepat massal Covid-19 di pusat kota. Langkah ini untuk mencari kasus positif Covid-19 agar bisa segera ditangani.

Salah satunya digelar di depan Citimall Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Sabtu (3/10). Tujuan dari kegiatan tersebut adalah menemukan kasus baru Covid-19 agar dapat ditangani dengan cepat.

Pelaksanaan tes cepat yang digelar Dinas Kesehatan Kota (Dinkes) Sukabumi juga ditinjau ulang Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni. “Kami bekerja sama dengan pengelola pusat kota untuk memberikan pelayanan kepada warga, khususnya pencarian dan pencarian Covid-19,” kata Walikota Sukabumi Achmad Fahmi.

Harapannya dengan menemukan dan mendeteksi akan ada temuan kasus baru yang bisa segera ditindaklanjuti. Kegiatan ini ditargetkan 100 orang untuk tes cepat dan jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah.

Selain tes cepat, momen ini juga memberikan daya tarik bagi penduduk sekitar 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun. Sejumlah upaya tersebut dilakukan untuk memutus rantai distribusi Covid-19.

Menurut Fahmi, peningkatan kasus Covid-19 dimungkinkan karena kelalaian masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan. Hingga pasukan gabungan dari pemerintah daerah, polisi dan Kodim dikerahkan untuk terus mengingatkan warga akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolsek Sukabumi Kota AKBP Sumarni menambahkan, polisi terus berupaya mendorong warga untuk menerapkan tata tertib kesehatan. Targetnya, hal itu bisa memutus rantai distribusi Covid-19 di Kota Sukabumi.

Baca:  Kasus Terus Meningkat, Pemantauan Protokol Kesehatan Diperketat