BNI Syariah Salurkan Pembiayaan untuk Pemuda Indonesia di Jepang

Nasabah melakukan transaksi di Bank BNI Syariah, Jakarta (ilustrasi). BNI Syariah menyalurkan pembiayaan kepada para anak muda Indonesia yang menjadi peserta magang di Jepang.Prayogi/Republika

Pembiayaan BNI Syariah akan diberikan kepada peserta magang di Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – BNI Syariah menandatangani kerjasama Pembiayaan BNI Flexi iB Hasanah antara BNI Syariah dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Regisa. Hal tersebut dalam rangka dukungan BNI Syariah dalam memaknai Hari Sumpah Pemuda ke 92 yang jatuh pada 28 Oktober 2020 dengan tema "Persatuan dan Kebangkitan".

Kolaborasi ini bertujuan untuk memfasilitasi 1.000 pemuda Indonesia, magang, melalui SOLINDO untuk bekerja di Jepang. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peserta magang dan keluarganya di Indonesia serta meningkatkan keterampilan peserta magang Indonesia di Jepang.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo berharap dengan penandatanganan kerjasama ini BNI Syariah dapat menjadi mitra bagi seluruh generasi muda Indonesia. Dengan memberikan layanan terbaik dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah dan mendukung kaum muda Indonesia bekerja di Jepang.

“Kami berharap ke depan kerja sama ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian,” kata Word dalam keterangan media, Kamis (29/10).

Melalui kerjasama ini, BNI Syariah memberikan fasilitas pengajuan pembiayaan konsumen BNI Flexi iB Hasanah serta produk dan layanan perbankan syariah lainnya kepada peserta magang yang direkomendasikan oleh Yayasan LPK Regisa. Peserta magang dapat mengajukan pembiayaan konsumtif ke Kantor Cabang Syariah BNI Bogor.

BNI Syariah akan memberikan pembiayaan setelah peserta magang memperoleh visa dari perusahaan Jepang atau memperolehnya sertifikat kelayakan. Ketua Asosiasi SOLINDO dan Direktur Utama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Regisa Syaharga mengatakan, potensi bisnis anak muda Indonesia untuk bekerja di Jepang cukup besar.

“Tapi rata-rata dibatasi oleh pembiayaan bermasalah,” kata Syafo.

Lembaga Pelatihan Ketenagakerjaan (LPK) Regisa mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan kesempatan yang diberikan. Dukungan BNI Syariah sebagai mitra strategis diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca:  BNI Syariah Perluas Kerja Sama di Sekolah Asrama Islam

Bekerja sama dengan LPK Regisa dan hubungannya dengan SOLINDO dan KYODAI, BNI Syariah mengakuisisi potensi bisnis DPK sebesar Rp 330,9 miliar, pembiayaan Rp 77,8 miliar, dan berdasarkan biaya sebesar Rp 1,42 miliar setahun. BNI Syariah memiliki beberapa produk dan layanan konsumen unggulan lainnya.

Diantaranya adalah kartu pembiayaan berbasis syariah yaitu BNI iB Hasanah Card, Flexi iB Hasanah Umroh, BNI Griya iB Hasanah, BNI Oto iB Hasanah, dan pembiayaan BNI Multipurpose iB Hasanah. Pembiayaan konsumen merupakan salah satu produk unggulan BNI Syariah yang mendominasi portofolio pembiayaan di BNI Syariah.

“Pangsa pembiayaan konsumen sebesar 50,67% dari total pembiayaan BNI Syariah atau Rp 15,87 triliun dengan total 83.305 nasabah,” ujarnya.