Bamsoet: Undang-Undang Penciptaan Ketenagakerjaan Memberi Fasilitas untuk Berbisnis

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengadakan acara give away setiap minggu, untuk lebih mendekatkan diri kepada para warganet (netizen) yang menjadi followers Instagram @bambang.soesatyo dan subscriber Youtube Bamsoet Channel.

Semangat kemandirian ekonomi yang menyebabkan lahirnya Hukum Penciptaan Lapangan Kerja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan bahwa UU Cipta Lapangan Kerja telah mengubah kompleksitas upaya untuk mempermudah. Misalnya, saat ini tidak ada modal minimal Rp. 50 juta untuk mendirikan perseroan terbatas (PT). Jumlah minimal anggota dalam mendirikan koperasi juga disederhanakan, dari semula ada dua puluh orang untuk koperasi induk, menjadi hanya sembilan orang (pasal 6 ayat 1 UU Cipta Kerja) dan sektor UMKM juga sangat manja.

“UU Cipta Kerja mewajibkan pemerintah memberikan banyak bantuan, mulai dari perizinan, produksi, hingga pemasaran hingga UKM. Perizinan Berusaha Kecil dan Pemberian Biaya Perizinan Berusaha Untuk Usaha Kecil (pasal 12 ayat 1 huruf b). Berbagai kemudahan yang diberikan dalam menciptakan PT, Koperasi, dan UMKM harus dapat mendorong setiap warga negara untuk memulai setiap kegiatan usaha, ” kata Bamsoet dalam percakapan. dengan komedian Denny Cagur di sela-sela pemungutan suara dan pengumuman pemenang pekan ketiga yang diberikan Bamsoet Channel, di Jakarta, Minggu (1/11).

Ketua DPR RI ke-20 menjelaskan, UU Cipta Karya lahir untuk menambah jumlah pengusaha. Sehingga kedepannya masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi konsumen berbagai barang impor, tetapi bisa menjadi produsen yang dapat memenuhi kebutuhan logistik di negaranya.

“Menurut Presiden Soekarno, Indonesia harus bisa mandiri secara ekonomi. Berdiri sendiri, bebas dari negara lain. Semangat inilah yang melahirkan UU Cipta Kerja,” jelas Bamsoet.

Ketua Badan Bela Negara FKPPI menjelaskan sengaja mengadakan acara tersebut memberikan setiap minggu, untuk lebih dekat dengan netizen (Warganet) yang menjadi Pengikut Instagram @ bambang.soesatyo dan Pelanggan Youtube Saluran Bamsoet. Sekaligus menyampaikan berbagai pesan kebangsaan dalam suasana santai dan rileks.

“Jika hati setiap orang rileks, rileks, dan senang, mudah bagi kami untuk menjelaskan berbagai masalah bangsa. Misalnya menjelaskan adanya UU Cipta Karya yang banyak polemik akibat kesalahpahaman dan kebingungan informasi yang diperoleh masyarakat, ”jelas Bamsoet.



Wakil Ketua Pemuda Pancasila mengungkapkan, pemenang putaran ketiga menyerahkan 3.897 responden yang diperoleh Diah Amelia dari Jakarta Selatan dan Randi dari Pondok Aren, Tangerang Selatan, yang masing-masing mendapatkan Sepeda Kuning.

Pemenang telepon selular diperoleh Nurul Iftitah dari Jakarta Pusat dan Winda dari Solo. Sedangkan pemenangnya tudung jatuh ke Ninik Indriyati dari Pasar Minggu dan Budiono dari Jakarta Barat.

Selamat kepada para pemenang yang juga hafal Pancasila. Semoga berbagai hadiah ini bisa bermanfaat untuk mengikuti kegiatan. Bagi yang belum menang bisa coba lagi minggu depan. Bagi yang belum mencoba dan ingin mengikuti pemberian hadiah bisa simak persyaratan. Instagram @ bambang.soesatyo dan di kanal Youtube Kanal Bamsoet, "kata Bamsoet.