Aturan Membawa Anjing untuk Tur di Jerman kontroversial

Anjing Bulldog. (Ilustrasi)

Orang Jerman diminta mengajak jalan-jalan anjing dua kali sehari

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN – Aturan baru mewajibkan warga Jerman untuk mengajak jalan-jalan anjing peliharaannya dua kali sehari. Peraturan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian Jerman.

Aturan tersebut didasarkan pada bukti bahwa banyak anjing di Jerman tidak mendapatkan pelatihan atau stimulan yang cukup. Sebab, aturan baru tersebut juga mengatur pemilik anjing untuk membawa hewan peliharaannya minimal 1 jam per sesi.

"Anjing membutuhkan aktivitas dan kontak dengan stimulan lingkungan yang memadai," kata Menteri Pertanian Jerman Julia Klockner, seperti diberitakan Menjaga.

Stimulan lingkungan yang dibutuhkan anjing termasuk kontak dengan hewan lain, alam, dan bahkan manusia. Berdasarkan itu, aturan baru ada di bawah Pesanan anjing atau Tindakan Anjing juga melarang anjing peliharaan untuk diikat dalam jangka waktu yang lama.

Pemilik anjing juga tidak boleh membiarkan anjing peliharaannya tinggal di rumah sepanjang hari. Pemilik anjing harus meluangkan waktu beberapa kali sehari untuk merawat anjingnya.

"Anjing bukan mainan untuk dipeluk. Mereka juga punya kebutuhan sendiri, yang perlu diperhatikan," kata Klockner.

Aturan baru akan diterapkan tahun depan. Namun, pengenalan aturan baru dimulai minggu ini. Saat pertama kali diperkenalkan ke publik, aturan baru tersebut memancing kontroversi.

Salah satu hal yang dibahas dalam debat tersebut adalah bagaimana memeriksa bagaimana semua pemilik anjing mematuhi aturan. Seperti diketahui, terdapat 19 persen warga Jerman yang memiliki anjing peliharaan. Anjing adalah hewan peliharaan terpopuler kedua di Jerman setelah kucing.

Sejalan dengan itu, juru bicara Kementerian Pertanian Jerman mengatakan pihak berwenang di 16 negara bagian Jerman akan bertanggung jawab untuk menerapkan aturan baru tersebut. Mitra partai Klockner Saskia Ludwig pun mengecam kritik tersebut. Ludwig mengatakan bahwa tidak semua musim cocok untuk anjing berjalan. Fenomena gelombang panas saat ini misalnya, tidak cocok dijadikan waktu untuk mengajak anjing jalan-jalan.

Baca:  Uni Eropa menyerukan De-eskalasi Azerbaijan-Armenia

"Saya tidak akan membawa Ridgeback Rhodesia Saya berjalan dua putaran dengan suhu 32 derajat, "kata Ludwig.

Penolakan serupa diungkapkan oleh Yorkshire terrier, Barbel Kleid. Kleid mengatakan dia merasa tidak nyaman dengan aturan yang mengatur berapa lama dia harus berjalan-jalan dengan anjingnya.

"Siapa yang akan mengawasi saya? Apakah para tetangga akan menelepon polisi jika mereka curiga saya sudah lama tidak membawa Sam (anjing peliharaannya)? Dia juga tidak akan bisa berjalan dua jam sehari," kata Kleid.

Kekhawatiran serupa diungkapkan oleh pemilik anjing bernama Walther Schweiz. Schweiz memiliki anjing peliharaan berusia 14 tahun bernama Blu. Ras Alsatian mengidap kanker dan tidak dapat melakukan banyak hal kecuali berjalan di dekat rumahnya.

"Mereka harus percaya pada bagaimana orang menjalani hidup mereka sendiri," kata Schweiz.