2.800 Kilogram Sampah yang Dikumpulkan dari Taman Nasional Bunaken

Sampah yang paling dominan berhasil dibuang adalah botol plastik.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO – Berbagai pihak terus berupaya untuk menjaga kelestarian Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, dengan hasil 425 karung sampah atau sekitar 2.800 kilogram berhasil diangkut dari perairan Pantai Liang, Sabtu (30/9). 1).

“Sampah yang paling dominan dibuang adalah botol plastik. Sampah yang dibuang dari perairan Taman Nasional Bunaken kemudian secara bertahap diangkut dengan perahu ke TPA di Kota Manado,” kata Ketua Resort Bunaken Frans Motto di Manado, Sabtu (30/1). ).

Sampah yang terdampar atau terapung di kawasan Bunaken, kata dia, dikirim saat cuaca ekstrem melanda wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado pada akhir dan awal tahun ini. “Kami bersama Kecamatan Kepulauan Bunaken terus bekerja dan bekerja keras menangani sampah yang masuk ke kawasan laut ini,” ujarnya.

Dari 425 karung tersebut terdapat 150 karung besar dengan berat rata-rata 10 kilogram dan 275 karung kecil dengan berat rata-rata lima kilogram, sehingga jika ditotal lebih dari 2.800 kilogram diangkut ke TPA.

“Kami bersyukur tim Taman Nasional Bunaken bersama Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Kabupaten Bunaken dibantu oleh masyarakat, teman-teman yang tergabung dalam komunitas diving, pedagang souvenir untuk membantu menangani sampah di kabupaten ini,” ujarnya. kata.

sumber: Antara

Baca:  Pemprov Sulbar Bentuk Pos Transisi Pasca Bumi